Si Hijau yang Kaya Akan Manfaat*
Manusia
adalah makhluk sosial, dimana dalam kehidupannya antar satu dengan yang lainnya
saling membutuhkan. Menjadi makhluk sosial tentunya memiliki tujuan untuk
saling melengkapi kebutuhan bersama. Selain melengkapi kebutuhan bersama,
manusia juga termasuk makhluk individu. Dimana kebutuhan mereka juga
tanggungjawab mereka sendiri.
Salah
satu kebutuhan individu yaitu makan. Makan menjadi faktor utama dalam kebutuhan
manusia. Berbicara mengenai makan, tentunya tidak terlepas dari istilah
makanan. Makanan sering dikaitkan dengan istilah empat sehat lima sempurna,
yang terdiri dari nasi, lauk pauk, sayur mayur, buah-buahan, dan susu.
Sayur
mayur salah satunya, memiliki banyak manfaat bagi tubuh manusia. Mereka yang
berwarna hijau terutama, memiliki kandungan kalsium yang bermanfaat untuk
membangun tulang yang kokoh, contohnya sawi, bayam, kangkung, dan brokoli.
Namun,
sayangnya kini tidak banyak masyarakat yang enyadari akan pentingnya sayur bagi
tubuh kita. Atau terkadang banyak juga masyarakat yang menginginkan sayur,
namun karena beberapa faktor menghambat mereka untuk bisa mendapatkannya.
Salah
satu faktor tersebut adalah aspek lokasi tempat tinggal. Masyarakat yang
tinggal di perkotaan, kemungkinan kebanyakan jarang mengonsumsi sayuran
dibandingkan dengan masyarakat yang tinggal di pedesaaan. Hal ini terjadi karena,
di perkotaan untuk mendapatkan sayuran lebih sulit dibandingkan di desa, atau
kalaupun ada harganya tidak seperti di desa.
Namun adanya kendala di atas seharusnya
bisa membuat kita untuk bisa berpikir lebih kreatif. Sebenarnya, tanaman
sayuran tidak memerlukan lahan yang luas untuk tumbuh. Jadi, masyarakat yang
tinggal di perkotaan bisa memanfaatkan lahan kecil di samping rumah mereka
untuk ditanami sayuran. Mereka dapat menanam sayuran seperti cabai, tomat,
kangkung, bayam dan sebagainya dengan media dalam pot, polybag, ataupun media tanam lainnya yang sekiranya efektif
digunakan. Jika lahan kita memang benar-benar sempit kita juga bisa membuat
media tanam tanaman sayuran dengan cara dibuat seperti rak-rak yang tersusun ke
atas. Cara ini bisa menjadi alternatif untuk tetap berkreasi. Meskipun banyak
jalan untuk menanam sayuran di areal sempit kita juga jangan sampai lupa untuk tetap memerhatikan
cara rawat tanaman itu sendiri, misal intensitas penyiraman, suhu, kelembapan
itu tergantung masing-masing tanaman.
Sebenarnya tidak hanya tubuh kita
saja yang mendapatkan manfaat dari kita mengonsumsi sayuran. Dengan mulai
mencoba untuk menanam sayuran di lingkungan rumah kita sendiri secara tidak
langsung kita juga turut andil dalam menjaga kelestarian lingkungan kita.
Apalagi sudah beberapa tahun terakhir ini maraknya istilah global warming atau disebut juga dengan pemanasan global, justru
hal ini seharusnya mendorong kita untuk melakukan hal-hal yang bermanfaat untuk
menjaga alam kita yaitu salah satunya dengan menanam sayuran.
Manfaat lain yang diperoleh dari
menanam sayuran selain hal di atas yaitu dalam nilai estetika. Dengan
memanfaatkan lahan yang ada kita bisa berkreasi dalam tata letak atau pun
bentuk media untuk tanaman sayuran. Hal ini bisa menambah nilai estetika bagi
kita, rumah akan terkesan sejuk, sejauh mata memandang terhampar warna hijau,
dan tentunya akan menambah rasa senang untuk kita sendiri. Terlebih jika ini
dipraktikan di wilayah perkotaan akan memberikan kesan yang lebih baik dan
sangat bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
Secara finansial pun menanam sayuran
dengan memanfaatkan lahan sekitar juga sangat membantu. Kita bisa berhemat
dalam pengeluaran kita. Sayuran biasanya diproduksi dari daerah pedesaan atau
dari pegunungan, jika sayuran tersebut didistribusi ke daerah perkotaan
otomatis akan terjadi perbedaan harga yang lumayan tidak sedikit mengingat
tidak mudahnya mengakses tanaman sayuran di perkotaan.
Selain memberi manfaat dalam bidang
kesehatan, lingkungan, nilai estetika, dan finansial yang terakhir yaitu dalam
bidang pedagogi atau pendidikan. Kita bisa menanamkan jiwa cinta lingkungan
kepada keluarga kita melalui gerakan menanam sayuran di sekitar lingkungan
kita. Dengan mengonsumsi sayuran dari hasil tanaman kita sendiri tentunya akan
memberikan rasa kepuasan tersendiri bagi kita. Kita juga bisa meluangkan waktu
bersama keluarga untuk merawat tanaman sayuran secara bersama-sama.
Apa
pun yang kita lakukan pasti akan kembalinya kepada diri kita sendiri, jika kita
melakukan hal yang baik, kembalinya pada kita sendiri bukan?! Oleh karena itu,
mari kita lakukan hal-hal kecil yang sepertinya terlihat sepele tetapi
memberikan manfaat yang besar dalam lingkungan kita salah satunya memanfaatkan
lahan sempit untuk berkebun. Mari kita memulai menanamkan jiwa cinta lingkungan
dari diri sendiri, keluarga, dan syukur bisa bisa bermanfaat untuk orang lain.
*Artikel ini diikutsertakan dalam seleksi masuk LPM Solidaritas UIN Sunan Ampel Surabaya 2014. Alhamdulillah lolos ^_^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar